Teks Narasi - BUKAN SEKOLAH IMPIAN

 BUKAN SEKOLAH IMPIAN



  Dari dulu saya sangat ingin masuk ke SMA, tidak pernah ada di benak saya untuk masuk ke SMK. Akhirnya saya belajar dengan giat dan hampir setiap hari setelah pulang sekolah saya berangkat lagi untuk les agar saya bisa masuk ke SMA yang saya inginkan. Saya belajar sangat giat karena tidak ada SMA disekitar rumah saya, jadi saya harus mendaftar dengan jalur nilai atau prestasi.

  Masa PPDB pun berlangsung dan saya mendaftar ke SMA yang saya impikan melalui jalur prestasi. Saya sangat takut saat ingin mendaftar karena saya takut tidak bisa diterima di SMA yang saya inginkan, dan ketakutan saya benar benar terjadi. Saya tidak diterima di SMA yang saya inginkan. Lalu saya juga mendaftar ke SMA lain, dan hasilnya sama saya juga tidak diterima. Saya pun mencoba untuk mendaftar ke SMA swasta tetapi hasilnya juga sama saja, saya tidak diterima.

  Pada saat itu saya sangat stres karena tidak bisa masuk ke SMA manapun. Orang tua saya pun memutuskan untuk mendaftarkan saya di SMK. Saya pun mendaftar ke SMK jalur prestasi pada tahap akhir PPDB. Saya mendaftar di SMK 3 jurusan perhotelan, dan saya diterima di SMK 3. Saya sangat terkejut saat tau saya di terima, kerana saya takut tidak bisa beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dengan SMA dan saya juga takut tidak bisa bergaul dengan teman baru. Tapi pada saat hari pertama saya masuk ternyata tidak seburuk itu dan saya cukup menyukai SMK 3 karena sayaa memiliki teman teman yang cukup menyenangkan.

  Masuk ke SMK 3 ternyata tidak seburuk itu dan saya cukup menyukainya. Walaupun memiliki metode pembelajaran yang bernada di SMA tapi saya bisa cepat berdaptasi dan itu cukup menyenangkan bagi saya. Saat bersekolah disini saya mendapatkan satu pelajaran bahwa tidak semua yang kita ingin kan atau yang kita impikan adalah yang terbaik untuk kita.
  

Komentar